Moselo
Moselo Journal

Menilik Gurihnya Keuntungan Usaha Tas Dari Eceng Gondok

Posted on 24 Nov 2021
Share this post: 
Tas Dari Eceng Gondok

Tas dari Eceng Gondok belakangan ini memang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Tidak hanya dipasar lokasl saja, bahkan kerajinan tangan karya dari anak bangsa ini melejit sampai ke ranah mancanegara.

Seperti yang dialami oleh warga di Bandung Barat, Jawa Barat. Dimana usaha keluarga ini telah sukses menembus pasar mancanegara, bahkan setiap bulannya mereka mengirim hasil karyanya hingga ke negeri Paman Sam (Amerika Serikat).

Tidak hanya tas dari Eceng Gondok saja,  namun sejumlah kerajinan lain yang berbahan dasar tanaman ini juga bisa mereka ciptakan. Mulai dari tikar bundar, hiasan dinding, pot, hingga kursi telah tertata rap di Galeri Cirata Eceng Craft (Ciecra) di Kecamatan Cipeundeuy, Bandung Barat.

Apa Itu Eceng Gondok?

Untuk anda yang belum familiar dengan Eceng Gondok, ini merupakan sebuah tanaman dengan nama latin Eichornia Crassipes. Jenis tumbuah air mengapung yang sering kali dianggap gulma oleh sejumlah orang di Indonesia.

Di setiap daerah di indonesia ini, Eceng Gondok memiliki sejumlah nama yang beragam. Seperti di Palembang tanaman ini bernama Kelipuk, di Manado disebut Tumpe, di Lampung disebut Ringgak, dan di Dayak disebut Ilung-ilung.

Cara Membuat Tas dari Eceng Gondok

contoh-tas-dari-eceng-gondok

Di Indonesia sendiri, untuk harga tas dari Eceng Gondok ini dijual mulai dari Rp 50 ribuan. Meskipun nilainya tidak begitu besar, akan tetapi peluang bisnis yang satu ini cukup menjanjikan, terlebih bisa sampai tembus ke pasar dunia.

Dengan memanfaatkan tanaman Eceng Gondok yang cukup mudah di temui, dan banyak tumbuh liar menjadikan sebuah kesempatan untuk anda. Jika anda jeli dalam mencari peluang usaha, maka tanaman Eceng Gondok yang tumbuh liar dan sering dianggap gulma ini bisa disulap menjadi sebuah kerajinan yang sangat menguntungkan.

Terlebih dengan perkembangan iptek saat ini, anda bisa mencari cara membuat tas dari Eceng Gondok, lalu bisa menjualnya secara online dengan peluang menjangkau banyak konsumen lebih luas. Atau bisa juga menjual secara offline dengan target market warga lokal.

Untuk penjualan online, anda bisa melakukannya melalui laman Moselo dengan category handcraft, disana banyak sekali kerajinan tangan dari karya anak bangsa yang dipasarkan dengan harga terjangkau dan desain menarik.

Selain untuk handcraft, belakangan ini Eceng Gondok ini juga banyak dimanfaatkan sebagai media pendukung dalam industri mebel serta furniture menggantikan peran rotan yang belakangan ini harganya semakin mahal. Lantas bagaimana cara membuat tas dari Eceng Gondok tersebut? dan bahan apa saja yang dibutuhkan ?

Nah untuk anda yang tertarik untuk menggeluti kerajinan tangan berupa tas dari Eceng Gondok, berikut ini kami berikan beberapa alat dan bahan baku yang perlu anda siapkan.

  • Tanaman Eceng Gondok
  • Jarum
  • Benang
  • Gunting
  • Kertas
  • Pensil
  • Kuas
  • Cat minyak berwarna
  • Aksesoris tambahan (pita, kancing, mata, dll)

Cara Membuat Tas dari Eceng Gondok

  • Silahkan anda cari tanaman Eceng Gondok secukupnya disekitar sungai atau waduk, atau jika tidak ada anda bisa mencari di pengepul tanaman tersebut
  • Bersihkan tanaman Eceng Gondok hingga bersih dari kotoran yang menempel dan baunya hilang
  • Pisahkan tanaman Eceng Gondok antara daun dan tangkainya memakai gunting
  • Setelah itu silahkan anda jemur Eceng Gondok ini dibawah terik matahari sampai kering
  • Jika dirasa sudah kering, kini mulailah untuk menganyam
  • Silahkan anda tentukan desain atau pola dari tas Eceng Gondok ini dengan cara menggambarnya terlebih dahulu pada kertas memakai pensil. Jangan lupa silahkan anda atur sekalian kira-kira berapa ukuran dari tas yang ingin anda buat tersebut
  • Setelah desain atau pola yang anda buat selesai, kini silahkan anda gunting Eceng Gondok sesuai dengan pola yang dibuat tadi
  • Setelah itu silahkan anda jahit tas dari Eceng Gondok tadi
  • Untuk mempercantik tampilannya, jangan lupa untuk mengecat Eceng Gondok tersebut menambahkan sejulah aksesoris lain untuk mempercantik hasil karya anda
  • Tas dari Eceng Gondok hasil karya anda pun sudah jadi, dan siap anda gunakan atau dipasarkan siapa tahu ada ada yang berminat

Kelebihan dan Kekurangan Bahan Eceng Gondok

Kerajinan tas dari Eceng Gondok ini memang memiliki peminat yang cukup tinggi, mulai dari pasar domestik bahkan sampai merambah ke pasar internasonal juga. Tentu ada banyak alasannya, salah satunya adalah Eceng Gondok memiliki nilai etnik tradisional yang sangat kuat, sehingga mampu menarik minat dari para konsumen ini.

Selain faktor tampilan yang estetik, ada kelebihan dan kelemahan dari kerajinan Eceng Gondok tersebut. Nah berikut ini ada beberapa kelebihan dan kelemahan Eceng Gondok yang bisa anda jadikan bahan pertimbangan nantinya.

Kelebihan Bahan Eceng Gondok

  • Pembuatan kerajinan yang memanfaatkan bahan dasar Eceng Gondok ini dilakukan dengan tehnik penganyaman, maka dari itu tidak heran jika kerajinan dari bahan dasar ini terlihat sangat rapi dan jelas. Selain itu, pemolesan menggunakan cat minyak juga bisa menambah keindahan dari kerajinan ini nampak mengkilap.
  • Sifatnya yang elestis menjadikan kerajinan berbahan dasar Eceng Gondok ini jadi lebih mudah dibuat karena bisa dikolaborasikan dengan bahan lain sehingga menjadi sebuah karya seni.  Seperti tas dari Eceng Gondok atau mungkin kursi dengan lapisan Eceng Gondok dibagian luarnya tidak hanya enak dipandang, namun nyaman untuk digunakan.
  • Seperti yang disinggung diatas tadi, jika kerajinan yang berbahan dasar Eceng Gondok ini memiliki nilai etnik tradisional didalamnya, dengan begini maka akan memudahkan anda dalam menciptakan hunian berkonsep alam atau astetik.
  • Furniture yang mengandalkan Eceng Gondok dibagian luarnya ini rata-rata memiliki usia pakai hingga 8 tahun, apalagi lapisan cat minyak dibagian luar membuat ketahanan dari bahan ini semakin meningkat. Perlu anda ingat, jangan pernah kerajinan dari Eceng Gondok anda terkena air karena hal ini bisa merusaknya jika terjadi dalam waktu yang lama.

Kelemahan Eceng Gondok

Seperti yang disebutkan diatas tadi, jika musuh utama dari kerajinan Eceng Gondok ini adalah air. Untuk itu pastikan perabotan anda jangan terkena air atau diletakkan pada tempat dengan tingkat kelembapan tinggi. Jika memang tidak sangaja terkena air, langsung seka sampai kering.

Pemilihan warna untuk kerajinan Eceng Gondok ini terbatas, dimana hanya ada beberapa varian warna yang bisa anda pilih seperti cokelat, putih, dan hitam. Hal ini cukup beralasan, karena penggunaan warna lain yang berkesan mencolok dan tidak alami, membuat keindahan asli dari Eceng Gondok ini pun bakalan hilang, sehingga membuatnya sama dengan perabotan lain.

Kerajinan dengan bahan dasar Eceng Gondok ini dipasaran memang relatif lebih mahal dibandingkan dengan yang lain. Hal ini cukup wajar dan bisa dipahami, mengingat proses pembuatannya yang cukup rumit dan panjang, dan minimnya ketersediaan bahan baku juga menjadi alasan lainnya.

Cukup sekian dulu ulasan kali ini mengenai usaha tas dari Eceng Gondok, semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda.  Untuk anda yang tertarik dengan berbagai kerajinan tangan, maka bisa coba cek Moselo di kategori Handcraft.

Disana anda bisa menemukan berbagai kerajinan tangan dan fashion karya anak bangsa. Selain desainnya yang keren dan unik, harganya juga relatif terjangkau untuk anda miliki.

Moselo blog
Shop for Crafts, Creative Goods, and Unique Experiences